
Cinta tidak mendengar apa yang dikatakan, cinta tidak mengerti apa yang tidak dijelaskan, karna cinta bukan datang dari bibir, lidah ataupun pikiran, melaikan dari HATI. maka jagalah arti cinta yang sesungguhnya. Seindah senja yang berselimut mendung,mengunci pada kantuk yang melukis peraduan. seindah itu pula rasa yang bersemayam dalam dadaq. mengunyah rindu yang makin menumpuk saat qudapati binar matamu menyongsong langit2 ruangan. senyummu membakar rinduq yang sempat lenyapo dihantam badai ragu. sungguh kah ini anugrah? membiarkan anganq terus menulis apapun tentangmu. tarbata dalam cakap, tertatih dalam jejak, terkulai dalam senyap, terluka dalam penantian, terpetik dalam cintamu. satu2x. inikah anugrah? mungkin dalam guyuran gerimis q bisa temukan jawabx.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar