Saya yang terlalu baik terhadap Teguh (pacarnya) membuatnya sulit untuk menyatakan tidak pada Teguh, padahal ada beberapa perlakuan yang sebenarnya tidak ingin ia lakukan. Namun, ia begitu takut untuk menyakiti hati Teguh yang menurutnya seperti guci yang menarik dan gampang pecah jika disentuh sembarangan.
Padahal sebelum Sashy menjalin hubungan dengan Teguh, ia sudah dekat dengan Yama teman sekelasnya yang begitu mengerti maunya Sashy. Namun ada satu hal yang Sashy tidak mengerti kenapa ia lebih memilih bersama Teguh dibanding Yama yang menurutnya lebih mengerti dia.
Cerita ini mengungkapkan susahnya sikap Sashy untuk mengungkapkan perasaannya yang sebenarnya. Dan kenapa ia lebih memilih Teguh? Bacalah selengkapnya..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar